Enviromental Science: PENGELOLAAN LINGKUNGAN (ENVIRONMENT CONSERVATION)

Enviromental Science: PENGELOLAAN LINGKUNGAN (ENVIRONMENT CONSERVATION)

PENGELOLAAN LINGKUNGAN (ENVIRONMENT CONSERVATION)

Gambar: simbol konservasi lingkungan

Sumber: http://www.istockphoto.com

Sebuah ekosistem alami adalah unit yang terdiri dari semua tumbuhan, hewan dan mikro-organisme (faktor biotik ) pada suatu area yang berfungsi bersama-sama dengan semua aktor-faktor lingkungan fisik tidak hidup (abiotik) (Robert, 1996).Contoh ekosistem :

• Agroekosistem
• Ekosistem perairan
• Chaparral
• Padang Pasir
• Karang
• Hutan
• Ekosistem Yellowstone
• Ekosistem manusia
• Ekosistem laut
• Lentic
• Littoral zona
• Lotic
• Ekosistem laut
• Prairie
• Hutan Hujan
• Sabana
• Steppe
• Ekosistem Microbial Lithoautotrophic bawah tanah
• Taiga
• Tundra
• Perkotaan ekosistem

Bioma adalah klasifikasi kawasan serupa secara global, termasuk ekosistem, seperti komunitas ekologis dari tanaman dan hewan, organisme tanah dan kondisi iklim. Klasifikasi fundamental bioma adalah:

1. Terrestrial (daratan)
2. Freshwater (air tawar)
3. Marine (lautan)

Pengelolaan sumber daya alam seperti tanah, air, tanah, tumbuhan dan hewan, dengan fokus khusus pada bagaimana manajemen mempengaruhi kualitas kehidupan baik untuk generasi sekarang dan mendatang. Pengelolaan sumberdaya alam adalah sebangun dengan konsep pembangunan berkelanjutan, prinsip ilmiah yang membentuk dasar untuk pengelolaan lahan global berkelanjutan dan tata lingkungan hidup untuk melestarikan dan melestarikan sumber daya alam.

suksesi primer dan sekunder

Jika pembangunan dimulai pada suatu daerah yang belum pernah sebelumnya ditempati oleh masyarakat, seperti yang baru terkena batu atau permukaan pasir, aliran lava sampi dingin, atau danau yang baru terbentuk, proses ini dikenal sebagai suksesi primer. Suksesi primer melibatkan organisme pioneer. Spesies pioneer adalah organisme pertama untuk memulai rangkaian peristiwa yang mengarah biosfer atau ekosistem klimak. Spesies pioner akan mati dan rusak setelah beberapa saat, sehingga menjadikan tanah baru untuk suksesi sekunder dan nutrisi ikan kecil dan tanaman di dalam air.

Jika pembangunan berjalan di daerah dimana suatu komunitas telah rusak idisebut suksesi sekunder.. Suksesi sekunder muncul pada tempat-tempat di mana tutupan vegetasi telah terganggu oleh manusia atau hewan (sawah yang ditinggalkan atau pengundulan hutan, atau kekuatan alam seperti air, angin badai, dan banjir.)
Menurut Clement, suksesi merupakan sebuah proses yang melibatkan beberapa fase:

1. Nudation: Suksesi dimulai dengan pengembangan tempat kosong, yang disebut Nudation (gangguan).
2. Migrasi
3. Ecesis: Ini melibatkan pembentukan dan pertumbuhan vegetasi awal.
4. Kompetisi: Seperti vegetasi menjadi mapan, tumbuh, dan menyebar, berbagai jenis mulai bersaing
untuk ruang, cahaya dan nutrisi.
5. Reaksi: Selama fase ini perubahan autogenik mempengaruhi habitat pengganti yang mengakibatkan satu
komunitas tanaman lain.
6. Stabilisasi: Reaksi fase mengarah pada pengembangan suatu komunitas klimaks.

Komunitas Klimak

Merupakan bentuk komunitas dalam kesetimbangan dengan habitat fisik. Terdapat akumulasi tahuann bahan organik di sebagian besar komunitas klimaks. Produksi tahunan dan penggunaan energi yang seimbang dalam suatu komunitas.
Karakteristik Komunitas klimak

• Tumbuh-tumbuhan yang toleran terhadap kondisi lingkungan.
• Memiliki berbagai keragaman spesies, baik tata ruang, dan rantai makanan yang kompleks.
• Ekosistem klimaks seimbang. Ada keseimbangan antara produksi primer kotor dan total respirasi, antara energi
yang digunakan dari sinar matahari dan energi yang dilepaskan oleh pembusukan, antara asupan gizi dari tanah
dan kembalinya gizi oleh dekomposer ke dalam tanah.
• Individu dalam tahap klimaks digantikan oleh generasi lain dari jenis yang sama. Dengan demikian komposisi jenis
mempertahankankeseimbangan.
• Indeks iklim di daerah. Kehidupan atau bentuk-bentuk pertumbuhan menunjukkan tipe iklim.

wahju hidayat/Departement of Biology-UNS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: