Archive for ‘Taksonomi Hewan’

April 9, 2011

Antelope

Antelope

Gambar: seokor antelope mencari makan

Sumber: beaute-dafrique.com

Mamalia adalah kelas dari vertebrata , alat respirasi dengan paru-paru, hewan yang betina dicirikan oleh kepemilikan kelenjar susu sedangkan pada jantan dan betina ditandai oleh adanya kelenjar keringat, rambut, tiga tulang telinga tengah yang digunakan dalam pendengaran , dan daerah neokortekdi otak (Anonim, 2010).

Herbivora adalah hewan disesuaikan sebagai pemakan tumuhan. Herbivora adalah bentuk heterotrof di mana suatu organisme heterotrof mengkonsumsi terutama organisme autotrof seperti tumbuhan , alga dan bakteri fotosintesis. Secara umum, organisme yang memakan organisme autotrof secara umum dikenal sebagai konsumen tingkat pertama (Campbell, 1996).

Antelope adalah istilah untuk hewan spesies berkuku yang ditemukan dalam keluarga Bovidae. Istilah ini mengacu pada kelompok ‘miscellaneous’ keluarga yang meliputi spesies tertua yang tidak termasuk sapi, domba, kerbau, banteng, atau kambing (Anonim, 2010). Menurut Kennel, kijang selalu berkelompok yang disebut kawanan.

Habitat

Kebanyakan spesies antelop yang asli Afrika, namun beberapa berasal dari Asia. Di semenan-jung Arab sebagai habitat bagi spesies Oryx Arab dan gazelle Dorcas. India adalah habitat dari Nilgai, Chinkara dan Blackbuck. Sementara Rusia dan Asia Tenggara sebagai habitat bertanduk empat, antelop Tibet, dan antelope Saiga. Karena kepandaian melompat dan keterampilan beberapa spesies digunakan individu untuk melarikan diri secara diam-diam. Namun ada lebih banyak spesies antelop hutan terpen- cil, ekstrim hidup disuhu dingin hutan saiga, Oryx Arab yang menyesuikan diri di gurun ,daratan berbatu hidup klipspringer, dan semi-akuatik hidup sitatunga (Anonim, 2010). Hidup pada hutan atau semak dan cenderung menetap, tetapi banyak spesies dataran melakukan migrasi besar. Migrasi ini memungkinkan spesies pemakan rumput dapat mengikuti hujan untuk suplai makanan (Spinage, 1986). Menurut Richard (1992) bahwa GNU dan rusa dari Afrika Timur melakukan beberapa massa yang paling mengesankan dalam perilaku bermigrasi dari semua mamalia.

Morfologi

Semua bovidae memiliki kuku kuku , pupil horisontal, perut ruminansia, dan pada laki-laki terdapat tulang tanduk. Ciri-ciri dasar memiliki perbedaan besar dalam penampilan antara antelop, sapi, kambing dan domba, dan di antara jenis antelope itu sendiri (Anonim, 2010). [6] Sebagai contoh adalah seperti yang diungkapkan pria asal Inggris dapat mengukur bahu 178 cm dan berat hampir 950 kg, sedangkan Royal Antelope dewasa bahu hanya 24 cm dan berat hanya 1,5 kg (Vbra dan Schaller, 2000).

Tidak mengherankan bagi hewan dengan panjang kaki namun kaki ramping yang kuat. Banyak antelop memiliki jangkauan langkah yang panjang dan dapat berlari cepat. Beberapa (misalnya Klipspringer ) menyesuaikan sehingga mampu berpijak didaratan berbatuan. Baik antelope Dibatag dan Gerenuk biasa berdiri di atas dua kaki belakang mereka untuk mencapai akasia dan dedaunan pohon lainnya. Kijang yang berbeda memiliki tipe tubuh yang berbeda yang bisa mempengaruhi cara gerakan. Rusa dan Springbok terkenal karena kecepatan dan kemampuan melompat. Bahkan kijang yang lebih besar seperti Nilgai , Elands , dan Kudus mampu melompat 8 kaki atau lebih walaupun kecepatan berjalan mereka dibatasi oleh berat yang lebih besar.

Antelop adalah hewan ruminansia dan dengan demikian telah berkembang dengan baik gigi molar yang menggiling cud (bola makanan yang disimpan dalam perut) menjadi pulp untuk pencernaan lebih lanjut. Mereka tidak memiliki gigi seri atas, tetapi lebih keras dan elastis pada gigi atas. Gigi seri yang berkontraksi dengan gigi lebih rendah menggigit untuk merobek batang dan daun rumput (Anonim, 2010).

wahju hidayat/Departement of Biology-UNS

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.