Ekolokasi (Echolocation)

Mammalia laut sedikit tergantung pada indera penciuman. Dimana sangat penting bagi mammalia teresterial. Penglihatan luar biasa dan memiliki kemampuan ekolokasi yang sangat berkembang (system sensoris yang berbasis pendengaran). Ekolokasi merupakan sonar versi alaminya. Semua paus kecuali paus bergigi, lumba-lumba, dan beberapa pinniped diketahui dapat melakukan ekolokasi. Beberapa paus ballen juga menggunakan ekolokasi. Ekolokasi tidak hanya dimiliki oleh mammalia laut, contohnya kelelawar mengunakannya untuk menemukan serangga dan mangsa lainnya ketika berburu pada malam gulita.

Ekolokasi mammalia laut terjadi melalui pemancaran gelombang yang merambat 5 kali lebih cepat di air daripada di udara. Mendengar melalui  gema yang terpantulkan kembali dari benda-benda disekitarnya. Kemudian otak menganalisis bunyi gema ini. Ketika mendapatkan gema ini, hewan ini menerjemahkan seberapa jauh benda tersebut.

Suara yang digunakan untuk ekolokasi terdiri dari semburan singkat ketukan pendek yang berulang-ulang dengan frekuensi yang berbeda. Ketukan dengan frekuensi  rendah memiliki kemampuan menembus yang kuat dan dapat merambat dengan jarak jauh. Gelombang ini berfungsi untuk memantulkan benda yang besar dan digunakan untuk memperoleh informasi  kondosi topografi sekitarnya. Gelombang suara frekuensi rendah digunakan oleh beberapa paus bergigi untuk membingungkan mangsanya. Untuk menentukkan detail dan letak mangsa didekatnya digunakkan ketukkan frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh manusia. Pengujian menunjukkan bahwa lumba hidung botol yang ditutup matanya ternyata dapat menentukkan anatara benda yang berbeda ukuran atau dibuat dari material yang berbeda jenis dan bahkan dapat membedakan kabel.

Tidak diketahui secara lengkap bagaimana kerja ekolokasi pada mammalia laut. Kelompok cetacean menghasilkan ketukan, decitan dan siulan dimana udara ditekan melalui  saluran udara dan beberapa kantong udara sedangakan lubang tiup tertutup (Gambar 1). Frekuensi ketukan berubah atau naik-turun  melalui kontraksi dan relaksasi otot sepanjang saluran udara dan kantong udara. Struktur benjolan lemak pada kepala depan paus bergigi disebut melon. Berfungsi untuk memfokuskan dan meluruskan gelombang suara yang dikeluarkan.

Melon ini menimbulkan ciri penampilan sekitar kepala depan. Untuk membentuk melon ini, tylang kepala terbentuk memusat dengan muka seperti piring. Struktur seperti mengakibatkan tulang kepala tidak simetris dimana antara sisi kiri dan kanan sedikit berbeda. Belugas (Gambar 2) memiliki kepala depan yang menonjol dimana bentuk melon dapat berubah yang digerakkan oleh otot untuk memfokuskan suara. Kepala depan besar pada paus sperm berisi melon dengan jumlah besar disebut spermaceti. Organ ini dipenuhi dengan lemak dan diburu untuk lilin dan pelumas. Fugsi dari organ ini masih dipertentangkan para ilmuwan. Kelihatannya berfungsi untuk meregulasi kemampuan mengapung atau menyerap kelebihan nitrogen, menjaganya sampai keluar dari pembuluh darah.

Pada paus bergigi gelombang suara yang dating ditangkap oleh rahang bawah (Gambar 2). Saluran telinga yang menghubungkkan lingkungan luar dengan telinga dalam tereduksi atau tertutup pada sebagian besar cetacean. Tulang rahang terisi dengan lemak atau minyak, menyalurkan suara ke kedua telingan dalam yang sensitive. Setiap telinga meneriap suara secara terpisah. Telinga ini dilindungi oleh tulan khusus dan tertanam dalam campuran minyak yang mengisolasi telinga tetapi dapat melewatkan gelombang suara dari rahang. Informasi suara dikirmkan ke otak diaman dapat menerjemahkan gambar objek target disikitarnya. Informasi penglihatan dan suara sama-sama diolah oleh otak. Lumba-lumba Captive dapat mengenali melauli mekanisme ekolokasi yang telah dilihat dan mengenali melalui penglihatan yang telah di ekolokasi sebelumnya (whj).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: